SELAMA ini kita beranggapan bahwa kipas angin dapat mendinginkan ruangan. Jika sedang musim kemarau, kita akan mengaktifkan kipas angin, dengan harapan suhu udara di ruangan akan sedikit lebih segar, dan kadang kita meninggalkan kipas tetap aktif pada saat kita pergi, sekali lagi dengan harapan agar saat kita tidak sedang berada di ruangan, kipas tersebut akan sedikit mendinginkan ruangan.
Benarkah demikian?
Sebenarnya yang terjadi adalah, kipas tersebut tidak mendinginkan ruangan, tetapi hanya orang yang duduk di ruangan tersebut. Ini bisa dikonfirmasi dengan melihat thermometer jika memang ada di ruangan kita.
Kipas angin mendinginkan kita dengan menghilangkan lapisan udara hangat, yang biasanya berada di sekitar kulit kita. Itu bagus pada musim kemarau, tapi dapat membunuh kita di musim dingin, yang dikenal dengan istilah "Wind Chill".
Orang-orang yang bepergian di daerah Antartika dan Himalaya dapat bertahan dengan baik, pada temperatur serendah -40C dengan badan tertutup, selama tidak ada angin yang berhembus. Jika ada angin yang berhembus cukup kencang, mereka harus berlindung secepatnya.
Angin akan menghilangan lapisan udara hangat di sekitar kulit kita dan menggantikannya dengan udara yang kering dan lebih dingin. Dibutuhkan agak banyak energi untuk menghangatkan udara baru ini.
Comments